Nabi S.A.W suka berbekam dan menganjurkan umatnya agar beberbekam. Bahkan beliau juga menentukan kapan seseorang sebaiknya berbekam. Dalam kitab shahihain disebutkan bahwa Rasulullah S.A.W berbekam pada tiga tempat, satu tempat dipunuk, sedang dua tempat lainnya adalah dua buah urat sebelah kanan dan kiri leher. Beliau pernah dibekam oleh Abu Thaibah dan setelah diberi upah sebanyak 2 sha’ makanan sehingga mereka agar upahnya itu dikurangi lagi. Selanjutnya, beliau bersabda: “Sebaik-baik metode yang kalian jadikan cara untuk berobat adalah bekam”.
Selain itu, Rasulullah juga pernah berbekam pada waktu ihram, karena merasakan sakit dibagian punggung telapak kakinya. Tentang waktu berbekam, Rasulullah S.A.W bersabda: “Barang siapa yang akan berbekam, maka lakukanlah pada hari ketujuh belas, kesembilan belas, atau kedua puluh satu, dan hendaklah darah yang keluar darinya tidak memancar dengan deras, sebab bila hal itu terjadi, dapat menyebabkan kematian.”
Berbekam adalah menyedot darah (kotor) dengan sarana bekam yang menimbulkan bekas seperti bekas suntikan secara lokal pada kulit. Bekam terkadang dilakukan dengan menyayat kulit, lalu darahnya dikeluarkan dari kulit yang disayat tersebut. Cara tersebut dinamakan bekam basah. Adapun cara yang dilakukan dengan cara menekan tempat-tempat yang sakit tanpa menyayat kulitnya, disebut bekam kering.
Manfaat bekam antara lain adalah meringankan gangguan otot dan saraf ketika dilakukan pada tempat yang sakit. Bekam juga dapat menghilangkan sakit kepala, sakit gigi, sakit dimuka, dan sakit tenggorokan jika dibekam dibawah dagu. Selain itu, bekam dapat mengobati bisul dipaha jika dibekam dibawah dada.
Bekam basah dapat dilakukan kepada mereka yang mengalami penurunan jantung (gagal jantung) yang disertai infiltrasi (kebocoran) paru-paru. Adapun bekam kering digunakan untuk meringankan rasa nyeri pada urat-urat punggung karena terkena reumatik dan beragam penyakit yang memunculkan rasa sakit dipunggung.
Selain itu, Rasulullah juga pernah berbekam pada waktu ihram, karena merasakan sakit dibagian punggung telapak kakinya. Tentang waktu berbekam, Rasulullah S.A.W bersabda: “Barang siapa yang akan berbekam, maka lakukanlah pada hari ketujuh belas, kesembilan belas, atau kedua puluh satu, dan hendaklah darah yang keluar darinya tidak memancar dengan deras, sebab bila hal itu terjadi, dapat menyebabkan kematian.”
Berbekam adalah menyedot darah (kotor) dengan sarana bekam yang menimbulkan bekas seperti bekas suntikan secara lokal pada kulit. Bekam terkadang dilakukan dengan menyayat kulit, lalu darahnya dikeluarkan dari kulit yang disayat tersebut. Cara tersebut dinamakan bekam basah. Adapun cara yang dilakukan dengan cara menekan tempat-tempat yang sakit tanpa menyayat kulitnya, disebut bekam kering.
Manfaat bekam antara lain adalah meringankan gangguan otot dan saraf ketika dilakukan pada tempat yang sakit. Bekam juga dapat menghilangkan sakit kepala, sakit gigi, sakit dimuka, dan sakit tenggorokan jika dibekam dibawah dagu. Selain itu, bekam dapat mengobati bisul dipaha jika dibekam dibawah dada.
Bekam basah dapat dilakukan kepada mereka yang mengalami penurunan jantung (gagal jantung) yang disertai infiltrasi (kebocoran) paru-paru. Adapun bekam kering digunakan untuk meringankan rasa nyeri pada urat-urat punggung karena terkena reumatik dan beragam penyakit yang memunculkan rasa sakit dipunggung.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kesehatan
dengan judul Manfaat Bekam Bagi Kesehatan. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://zulbook.blogspot.com/2013/01/manfaat-bekam-bagi-kesehatan.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Tuesday, 1 January 2013
Belum ada komentar untuk "Manfaat Bekam Bagi Kesehatan"
Post a Comment