buku
Image and video hosting by TinyPic
Showing posts with label Seputar Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Seputar Olahraga. Show all posts
Sunday, 16 June 2013

Pedrosa Patahkan Rekor Seri MotoGP Catalunya

Dani PedrosaTak hanya mampu merebut pole position, pembalap Honda, Dani Pedrosa juga mencatatkan rekor baru pada sesi kualifikasi MotoGP Catalunya 2013. Dia sukses mematahkan rekor waktu tercepat yang sebelumnya dipegang oleh Casey Stoner.

Pada sesi kualifikasi seri keenam ini, Pedrosa mencatatkan waktu tercepat 1 menit 40,893 detik. Artinya, dia berhasil unggul 0,293 detik atas catatan waktu tercepat Stoner di sirkuit yang sama pada 2008 silam.

"Saya sangat senang karena mencatatkan lap yang bagus serta waktu kualifikasi yang baik pula," kata Pedrosa dikutipCrash, Minggu, 16 Juni 2013.

"Ini pole position yang fantastis. Apalagi saya berhasil mematahkan rekor sirkuit ini. Namun sekarang yang lebih penting adalah tetap berusaha untuk meningkatkan kecepatan pada saat balapan. Beruntung saya bisa ada di grid terdepan," sambungnya.

Bagi Pedrosa ini merupakan pole position kedua secara berturut-turut di musim sekarang. Dan balapan nanti akan jadi penampilan ke-200 baginya di ajang Grand Prix. Dengan demikian Pedrosa akan menjadi rider ke-19 yang bisa mencapai torehan serupa.
Tuesday, 4 June 2013

Kebiasaan Aneh dan Unik Pesepakbola Dunia

Pemain sepak bola dunia ternyata juga mempunyai beberapa kebiasaan unik yang sulit diterima oleh akal sehat naluri normal seseorang.Meskipun mereka adalah pemain sepak bola kelas kakap yang bertarung di kancah dunia dan mempunyai talenta yang luar biasa,namun mereka manusia dan tetaplah manusia.Manusia memiliki kelemahan dan kelebihan.Mungkin kebiasaan unik dari para pemain sepak bola dunia ini adalah salah satu dari beberapa kejadian,fenomena kebiasaan pemain sepakbola yang unik di seluruh dunia.Nah,apa ya kebiasaan unik para pemain sepak bola dunia itu?


1. David James

Kebiasaan Unik Pesepakbola Dunia - infolabel.blogspot.com

Secara blak-blakan, dia mengungkapkan kebiasaan joroknya sebelum bermain. Ritual pertamanya adalah diam seribu bahasa mulai dari H-1 pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.Selain itu, James juga hanya akan kencing di saat toilet tidak ada satu orang pun. Ritual dilanjutkan dengan meludah di dinding.


2. Johan Cruyff

Kebiasaan Unik Pesepakbola Dunia - infolabel.blogspot.com
Legenda sepakbola Belanda itu juga punya kebiasaan yang tak kalah unik, mulai dari menjadikan kiper Gert Bals sebagai sansak hidup saat masih di Ajax, hingga membuang permen karet yang dikunyahnya ke lapangan lawan sebelum kick-off.Ritual yang terakhir sempat lupa dilakukannya saat Ajax melawan AC Milan di final Piala Eropa 1969. Hasilnya, Ajax babak belur dihajar AC Milan 4-1.


3. Pele
Kebiasaan Unik Pesepakbola Dunia - infolabel.blogspot.com
Legenda sepakbola Brasil ini yakin jika ingin terus menunjukkan penampilan terbaik, Pele harus bermain dengan jersey tim yang sama.Pernah pada suatu ketika dia secara tidak sadar memberikan kaosnya itu ke seorang fans. Sadar telah membuat kesalahan, Pele meminta seseorang untuk mancari kaos tersebut. Penampilan Pele sendiri saat itu tidak karuan. Seminggu kemudian kaos Pele ditemukan dan dia bisa tampil baik lagi.Rupanya, teman Pele yang memberi kaos tersebut tidak mengatakan jika kaos yang diberikannya itu adalah kaos lain.


4. Bobby Moore

Kebiasaan Unik Pesepakbola Dunia - infolabel.blogspot.com
Kapten tim nasional Inggris di eran 60-an hingga 70-an itu memiliki kebiasaan unik mengenakan celana bolanya hanya setelah orang lain di kamar ganti telah selesai mengenakan pakaian mereka.


5. John Terry

Kebiasaan Unik Pesepakbola Dunia - infolabel.blogspot.com
Kapten Chelsea itu hanya akan kencing di toilet yang sama di Stamford Bridge. Jika ada yang menggunakannya, John Terry akan menunggu siapapun yang menggunakannya hingga selesai. John Terry juga hanya akan parkir di tempat sama.
Sunday, 3 March 2013

5 Pemain Legenda Terbaik Manchester United


1. Denis Irwin (1990-2002)

Denis Irwin, merupakan salah satu legenda winger terbaik yang dimiliki oleh Manchester United. Tidak diragukan lagi, ia adalah salah satu pemain paling penting di era kejayaan MU tahun ‘90an. Denis Irwin sangat dapat diandalkan dan kemampuannya untuk bermain di beberapa posisi yang berbeda, menjadikannya pemain inti yang tidak tergantikan baik di klub MU maupun timnas Republik Irlandia selama hampir 10 tahun.

Irwin sukses membawa sejumlah trofi domestik dan Eropa bagi United dalam waktu antara 1990 hingga 2002. Irwin telah bermain sebanyak 529 kali penampilan dalam waktu 12 tahun berkiprah bersama United.

Sebelum bergabung bersama The Red Devils, Irwin sempat bermain bersama Leeds United dan kemudan Oldham Atheltic, dan menutup karirnya bersama Wolverhampton Wanderes. Sedangkan prestasi terbaik Irwin bersama tim nasional Irlandia, telah ia buktikan dengan bermain sebanyak 56 kali, mencetak 4 gol dan membawa Irlandia lolos hingga 16 besar di piala dunia tahun 1994.

2. Peter Schmeichel (1991-1999)

Publik sepakbola dunia pasti sudah mengenal sosok penjaga gawang yang satu ini. Peter Schmeichel adalah kiper terbaik Manchester United tahun 1990-an. Sosok nya tinggi, Lincah, sigap dan tangguh menjaga gawang dari kebobolan. Schemichel juga dikenal sebagai penjaga gawang yang menggunakan tubuhnya untuk mengintimdasi penyerang. Itulah alasan mengapa banyak penyerang cukup sulit mengelabui kiper terbaik dunia ini.

Seiring dengan keberhasilannya menjadi kiper no.1, Schemeichel sempat melewati hari-hari terindah bersama Manchester United. Terutama ketika Setan Merah meraih treble winner. Diantaranya Liga Primer, Liga Champions dan Piala FA, pada tahun 1999. Setelah itu, ia mengakhiri karirnya bersama United dengan mengangkat trofi Piala FA dalam pertandingan terakhirnya di musim treble yang bersejarah. Sepanjang kariernya sebagai penjaga gawang, Schmeichel sudah mencetak 11 gol, termasuk satu untuk timnas Denmark, serta tercatat paling banyak membela negaranya, yaitu 129 kali antar tahun 1987 sampai 2001.

3. Bobby Charlton (1956-1973)

Tidak ada yang mewujudkan reputasi Manchester United lebih baik dari Sir Bobby Charlton. Setelah selamat dari tragedi Munich, ia mendedikasikan setiap pertandingan untuk semua rekan timnya yang menjadi korban jatuhnya pesawat pada 6 Februari 1958. Sir Robert “Bobby” Charlton, lahir di Ashington, Inggris, 11 Oktober. Ia adalah legenda Manchester United yang juga menjadi pahlawan the three lion saat merengkuh piala dunia tahun 1966 di Wembley Stadium.

Dalam usia 17 tahun Bobby sudah bergabung dengan setan merah. Dan selama berkarir bersama MU, ia telah mengukir 754 rekor permainan, dengan mencetak 247 gol. Bobby juga menjadi bagian penting dalam kebangkitan MU pasca tragedy Munich. Kesetiaanya terhadap setan merah patut diacungi jempol, meskipun klub-klub elit di Inggris selalu mengincarnya.

Bulan Agustus 1975 Sir Bobby memutuskan pensiun sebagai pemain. Pada bulan Juni 1984 Charlton menjadi direktur Manchester United, posisi yang masih berlaku sampai sekarang. Ia juga dianugerahi OBE dan CBE, dan gelar bangsawan “sir” bulan Juni 1994. Semuanya adalah bentuk apresiasi klubnya dan sepak bola Inggris atas permainan, dedikasi, kesetiaan dan totalitasnya dalam memajukan dunia sepakbola Inggris.

4. George Best (1963-1974)

Pemain Sepak Bola terbaik yang pernah ada, itulah yang dikatakan Pele untuk memuji kualitas legenda MU yang satu ini. George Best merupakan salah satu pemain terbaik Manchester yang pernah mengantarkan MU juara liga Champion untuk pertama kalinya setelah mengalahkan benfica 4-1 di tahun 1968. Ia adalah pemain ulet yang berbahaya ketika berada di dalam kotak penalty. Walaupun posisi aslinya adalah second striker,tapi ia sering dijadikan menjadi striker bahkan gelandang karna ketangguhan fisiknya.

George sudah Bermain sebanyak 361 laga, dengan mengasilkan 136 goal untuk United. Memiliki kecepatan, keseimbangan, visi, kontrol bola yang luar biasa, membawanya memegang rekor gol terbanyak setelah pasca perang. Ia juga sering disebut sebagai pesepakbola selebriti modern pertama.

5. Eric Cantona (1992-1997)

‘King Eric’ itulah sapaannya. Eric Cantona adalah legenda sepakbola MU yang karismatik sekaligus fenomenal. Ia terpilih sebagai pemain terbaik United abad ini. Bahkan mungkin Cantona merupakan pesepakbola paling berpengaruh di sepak bola Inggris tahun 1990-an.

Memiliki visi dan kreatifitas, membuatnya di sandangkan sebagai pesepakbola yang “jenius”. Eric hanya bermain selama lima tahun di Old Trafford, dan pensiun pada umur 31 tahun. Namun, ia telah meninggalkan kesan abadi yang tak akan dilupakan dalam karir sepakbolanya bersama United. Bahkan sampai hari ini, para fans masih menyanyikan namanya di Old Trafford selama tiga belas tahun setelah ia pensiun.
Saturday, 2 March 2013

Demi "Treble Winner", Bayern Dilarang Jemawa



MUENCHEN, KOMPAS.com — Winger Bayern Muenchen, Arjen Robben, meminta timnya tidak terlalu jemawa karena hal itu bukan tidak mungkin bisa menggagalkan ambisi mereka meraih treble winner pada musim ini.

The Bavarian baru saja berhasil melangkah ke semifinal DFB Pokal seusai menaklukkan Borussia Dortmund 1-0 pada Rabu atau Kamis (28/2/2013) dini hari WIB. Selain di DFB Pokal, Philipp Lahm dan kawan-kawan juga tampil mengesankan di Bundesliga 1 dan Liga Champions.

Bayern mencium gelar juara Bundesliga 1 setelah berhasil memuncaki klasemen, unggul 20 poin dari Borussia Dortmund dengan 11 laga tersisa. Di babak 16 besar Liga Champions, Bayern berpeluang besar melaju ke babak selanjutnya karena sukses mengalahkan Arsenal 3-1 pada leg pertama yang digelar di Emirates pada 19 Februrari.

Meski begitu, Robben berharap timnya tetap fokus karena perjalanan timnya untuk memastikan gelar masih panjang. "Yang kita telah lakukan selama ini belum cukup. Yang paling penting, kami harus menjaga peluang ini. Kami harus tetap tenang dan membumi. Kemenangan atas Dortmund bagus. Namun, kami belum meraih trofi. Kami belum memenangi apa pun musim ini," tegas Robben. (TZ)
sumber: Kompas

Madrid Vs Barcelona: El Clasico "Diganggu" Setan Merah



MADRID, KOMPAS.com — Apa yang akan terpintas dalam diri setiap pendukung Real Madrid dan Barcelona saat mendengar laga El Clasico? Gengsi!

Kedua tim akan bertemu untuk kedua kalinya dalam lima hari terakhir. Sebelumnya, Madrid sukses melangkah ke final Copa del Rey setelah melibas Barcelona 3-1 di Camp Nou dan membuat agregat total menjadi 4-2.

Kini, Madrid akan gantian menjamu Azulgrana di Santiago Bernabeu pada laga yang akan disiarkan Trans TV pada Sabtu (2/3/2013) pukul 22.00 WIB itu. Akan tetapi, perhelatan panas ini membawa nama kompetisi Liga BBVA.

Sang pemuncak klasemen, Barcelona, kini unggul jauh dengan 16 poin dari Los Merengues yang berada di posisi ketiga. Yakinkah Madrid mampu mengejar sang rival dengan sisa laga Liga BBVA musim ini hanya tinggal 13 pertandingan?

Jika bermain dengan disiplin tinggi dan mengandalkan serangan balik cepat dari barisan pemain inti seperti ketika di Camp Nou, peluang Madrid menaklukkan Barcelona cukup terbuka lebar. Jika Madrid meraih kemenangan, selisih kedua tim hanya terpangkas tiga poin. Artinya, masih ada jarak 13 poin bagi Madrid untuk mengejar Barcelona.

Tanpa mengecilkan kualitas tim lain, Barcelona tentu takkan kesulitan mengarungi sisa laga Liga BBVA setelah bertandang ke markas Los Blancos. Prediksi Madrid bakal menampilkan pemain pelapis merebak ke permukaan.

Pelatih Jose Mourinho tentu akan berpikir untung rugi meladeni Barcelona dengan serius atau melepas laga ini demi laga yang lebih penting, yakni Liga Champions. Madrid harus bertandang ke markas Manchester United pada pertengahan pekan nanti.

Kapten tim, Iker Casillas, malah lebih mewaspadai laga kontra MU. Namun, ia tetap melihat pertandingan El Clasico mendatang juga penting sebagai batu loncatan jelang perjalanan ke Manchester.

"Kami perlu membawa kemenangan ke Manchester. MU mengerti bagaimana bermain sepak bola. Old Trafford tempat yang sulit dan kami butuh membawa bagaimana permainan kami hari ini menuju Old Trafford," tandas Casillas.

Sementara Barcelona lebih tenang menghadapi El Clasico. Jadwal terdekat Lionel Messi dkk setelah laga melawan Madrid adalah delapan hari mendatang saat bertemu Deportivo La Coruna.

Dengan begitu, kualitas Mourinho meramu tim akan dibuktikan menghadapi dua laga berat ini. Jadi, pilih gengsi El Clasico atau fokus penuh untuk Setan Merah, Mou?

Prakiraan Susunan Pemain
Madrid (4-2-3-1): Lopez; Essien, Albiol, Carvalho, Marcelo; Modric, Pepe; Callejon, Kaka, Ronaldo; Benzema
Pelatih: Mourinho

Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Puyol, Pique, Alba; Fabregas, Busquets, Iniesta; Villa, Messi, Alexis
Pelatih: Roura (asisten)

Kemungkinan Absen
Madrid: Casillas (cedera), Di Maria (skors)
Barcelona: -

Lima Pertemuan Terakhir
26/2/2013 - Barcelona 1-3 Madrid (Copa del Rey)
30/1/2013 - Madrid 1-1 Barcelona (Copa del Rey)
7/10/2012 - Barcelona 2-2 Madrid (Liga BBVA)
29/8/2012 - Madrid 2-1 Barcelona (Piala Super Spanyol)
23/8/2012 - Barcelona 3-2 Madrid (Piala Super Spanyol)

Performa Lima Laga Terakhir
Madrid: M-M-M-S-M
Barcelona: K-M-K-M-M

Prediksi
Bwin: 2,70 - 3,60 - 2,35
William Hill: 3,00 - 3,20 - 2,40
Kompas Bola: 48 - 52
sumber: Kompas

persebaya pernah menang 2-0 atas arsenal


Dulu, tim nasional PSSI sering kebanjiran tamu hebat. Mulai dari Dinamo Moskow dengan Vladimir Bubukin-nya, Santos dengan Pele-nya, tim nasional Uruguay, PSV Eindhoven atau Feyenoord. Dua klub Inggris Stoke City dan Queen’s Park Rangers, Brno (Ceko), Kristiansand (Norwegia), Ebsbjerg (Denmark) juga pernah datang.
Ketika di bulan Juni 1983, Arsenal melawat ke Indonesia. Reputasi klub elite London kala itu belum senyaring sekarang. Di Inggris saat itu adalah eranya Liverpool, Nottingham Forest atau Aston Villa, yang salah satu bintangnya kini menjadi pelatih nasional Indonesia.
Siapa lagi kalau bukan Peter Withe. Gol tunggalnya ke gawang Bayern Muenchen mengantarkan klub asal Birmingham meraih trofi Piala Champion 1981/82.
The Gunners, datang dengan diperkuat kiper legendaris Pat Jennings, dua pemain nasional Inggris Kenny Sansom, dan Graham Rix serta si legenda hidup David O’Leary, datang ke negeri khatulistiwa dengan tujuan utama berlibur ke Bali.
Mereka menang 3-0 atas PSMS Plus di Medan, 5-0 atas PSSI Selection di Senayan, namun yang terjadi kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1983 saat lawan juara Galatama, Niac Mitra di Surabaya, sungguh membelalakkan mata. Arsenal kalah 0-2! Ini jauh lebih hebat dari Marzuki Nyak Mad cs. saat menahan PSV dengan Eric Gerets dan Ruud Gullit-nya 3-3 di Senayan.
Menurut Kompas waktu itu, banyak yang mencibir kekalahan Arsenal sengaja dibuat. Salah satunya lantaran mainnya jam 2 siang! Atau diusirnya Alan Sunderland oleh wasit Ruslan Hatta. Publik Stadion 10 Nopember menyebut dua pemain Singapura, kiper David Lee dan Fandi Ahmad, sebagai pahlawan kota pahlawan.
Fandi, yang usai membela Niac Mitra ditransfer ke Groningen, membuat gol di menit 37, sebelum ditutup Joko Malis di menit 85. Jangan kan Persija yang kalah dari Persebaya di partai pamungkas Liga Indonesia belum lama ini, Inggris saja selalu menderita di Surabaya. November 1945, komandan perang Brigjen Mallaby tewas terbunuh oleh para pejuang dalam “Battle of Soerabaia”. Lalu Juni 1983 giliran Arsenal yang dibekap Niac Mitra.
Kalau begitu ada baiknya, PSSI menetapkan saja Stadion 10 Nopember sebagai “Wembley-nya” tim nasional untuk partai internasional.
Data dan fakta :
Niac Mitra VS Arsenal (2:0)
tanggal : 16 Juni 1983
Stadion 10 November, Surabaya
pencetak gol: Fandi Ahmad 37, Joko Malis 85
Susunan Pemain:
Niac Mitra : David Lee, Budi Aswin, Wayan Diana, Tommy Latuperissa, Yudi Suryata, Rudy Kelces, Rae Bawa/Yusul Male, Joko Malis, Hamid Asnan/Syamsul Arifin, Fandi Ahmad, Dullah Rahim/Yance Lilipaly
Arsenal : Pat Jennings, Colin Hill/Stewart Robson, David O’Leary, Chris Whyte/Lee Chapman, Kenny Samson, Brian Talbot, Alan Sunderland, Paul Davis, Brian McDermott, Raphael Meade/Terry Lee, Graham Rix

Singkarkan Barca, Madrid Melangkah ke Final Copa del Rey


Barcelona harus mengubur hasrat mereka untuk lolos ke final Copa del Rey setelah dikalahkan Real Madrid dengan skor 3-1 pada leg kedua semifinal Copa del Rey di stadion Nou Camp, Rabu (27/2) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo menjadi bintang dalam laga tersebut dengan mencetak dua gol Madrid, sedangkan satu gol lagi dicetak oleh Raphael Varane. Sementara gol balasan Barca dicetak Jordi Alba.

Tampil di kandang sendiri, Barca langsung menggebrak sejak awal laga. Dari sisi kiri pertahanan Madrid, Pedro Rodriguez mengirim umpan cantik ke Lionel Messi. Bintang Barca itu hampir saja merobek gawang Madrid, kalau tendangan mendatarnya tidak melebar di kanan gawang.

Madrid justru unggul lebih dahulu lewat titik putih pada menits ke-13. Penalti didapat Madrid setelah Gerard Pique melanggar Ronaldo di kotak terlarang. Ronaldo yang maju sebagai algojo tak menyianyiakan kesempatan tersebut untuk membobol gawang Barca yang dikawal Jose Manuel Pinto.

Tertinggal, Barca menggempur pertahanan Madrid. Pada menit ke-15, Cesc Fabregas dijatuhkan Alvaro Arbeloa di dalam kotak penalti. Namun, wasit tak menilainya sebagai pelanggaran sehingga laga dilanjutkan.

Madrid membalas pada menit ke-20. Ronaldo berhasil melakukan penetrasi ke pertahanan Barca. Sayang, tembakannya masih bisa diamankan Pinto.

Lima menit berselang, Fabregas lolos dari jebakan offside. Dari sisi kanan pertahanan El Real, Cesc mengirimkan umpan ke depan gawang, namun bola masih bisa dihalau Ramos.

Barca terus menggempur pertahanan Madrid. Menit ke-35, Alves mengirim umpan dari sayap kanan, Lopez berlari sambil melompat guna memotong umpan dari pemain asal Brazil tersebut.

Tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-38. Mendapat tendangan bebas di depan kotak pinalti Madrid setelah Arbeloa melanggar Messi. Namun bola sepakan Messi masih melenceng tipis disamping gawang Lopez.

kendati beberpa kali mennciptakan peluang berbahaya, namun rapatnya barisan pertahanan Madrid membuat Barca tak kunjung bisa menyamakan kedudukan hingga babak pertama berkahir.

Tak mau kalah di kanang, Barca kian menaikan agresivitas serangan di babak kedua. Namun justru Madrid yang terlebih dahulu membuka peluang di babak kedua ini.

Pada menit ke-49, Coentrao yang melakukan over lap ke jantung pertahanan Blaugrana lolos dari jebakan offside. Bek asal Portugal itu menendang bola dari dalam kotak pinalti, tapi Pinto dengan sigap melakukan penyelamatan.

Semenit berselang, aksi penyelamatan gemilang dilakukan oleh Lopez. Dia berhasil menepis tendangan keras Busquest dari luar kotak pinalti. Bola liar ke arah Fabregas langsung disapu oleh Ramos.

Asyik menyerang membuat lini belakang Barca sedikit kehilangan konsentrasi. Pada menit ke-57 Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus merubah kedudukan menjadi 2-0.

Gol tersebut berawal dari serangan balik cepat, bola diarahkan Khedira ke Di Maria, winger Argentina itu berlari cepat hingga ke arah kotak penalti, mengecoh Puyol dan menendang ke arah gawang. Meskipun sepakan Di Maria masih bisa dimentahkan Pinto, namun bola liar bisa dikuasai Ronaldo dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Barca.

Tertinggal dua gol para punggawa Barca agak sedikit tertekan. Kendati terus menguasai jalannya pertandingan dan berhasil menciptakan beberapa peluang, namun disiplinnya barisan belakang Madrid membuat Barca tak kunjung bisa mencetak gol balasan.

Bukannya memperkecil kedudukan, Barca malah kian tertinggal pada menit ke-68. Berawal dari sepak pojok yang dilakukan Ozil, Varane melompat tinggi untuk menyambut bola. Dia berhasil menanduk bola ke gawang, Pinto hanya melihat bola bergulir masuk ke jalanya. Madrid menjauh 3-0, kini agregat menjadi 4-1.

Unggul tiga gol Madrid sudah merasa aman. Jose Mourinho pun melakukan beberapa pergantian pemain untuk memperkuat lini belakangnya yang terus digempur tuan rumah.

Barca yang harus menciptakan empat gol untuk meraih tiket ke final berusaha keras menciptakan peluang. Usaha mereka membuahkan hasil setelah Jordi Alba menaklukkan Lopez pada menit ke-88. Alba yang menguasai umpan Iniesta berhasil merangsek ke dalam kotak penalti dan menyarangkan bola di sisi kiri gawang Lopez.

Namun, gol Alba tidak bisa menolong Barca dari kekalahan karena Madrid berhasil menutup dengan skor 3-1.

Dengan kemenangan ini, Madrid berhak lolos ke babak final dan akan menantang pemenang antara Sevilla dan Atletico Madrid yang baru akan melakoni leg kedua semifinal malam nanti.(RM)

Susunan pemain:

Barcelona: Jose Pinto, Daniel Alves, Carles Puyol, Gerard pique, Jordi Alba, Xavi, Sergio Busquets, Cesc Fabregas, Pedro, Andres Iniesta, Lionel Messi.

Real Madrid: Diego Lopez, Alvaro Arbeloa, Sergio Ramos, Raphael Varane, Fabio Coentrao, Xabi Alonso, Sami Khedira, Angel Di Maria, Mesut Ozil, Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain
Monday, 4 February 2013

Zlatan Ibrahimovic Ejek Messi 'Pendek' dan Ronaldo 'Tidak Berguna'


Striker Swedia, Zlatan Ibrahimovic, kerap melontarkan kalimat pedas. Baru-baru ini, striker yang merumput di klub Paris Saint-Germain itu mengungkapkan pendapatnya tentang 2 bintang La Liga, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

"Messi mungkin saja bisa memiliki 4 bola emas (Ballon d'Or) tapi aku tak harus menggunakan kotak (untuk naik) membeli cokelat di mesin penjual otomatis (vending machine)," sahut Ibra. Pernyataan itu seolah menyiratkan hinaan Ibra kalau Messi terlalu pendek dari segi fisik.

Yang lebih parah lagi, Ibra menganggap CR7 tidak berguna. "Dia hanyalah penonton dengan hak istimewa. Yang hanya bisa melihat saat Messi menerima semua penghargaannya. Dia tak pantas berada di tiga besar. Setidaknya masih ada 10 orang yang lebih baik daripada dia," ejek Ibra.

Kekesalan Ibra tersebut karena sebelumnya ia juga menjadi nominator di Ballon d'Or 2012. Sayangnya sikap arogan Ibra membuatnya kurang mendapat dukungan dari para pemilik suara yakni jurnalis, kapten dan pelatih timnas negara anggota FIFA.
sumber: wowkeren.com

Jujur,!!! Pemain Yunani Diganjar Kartu Biru ( kartu biru untuk pemain jujur)


Peristiwa unik dalam sejarah sepakbola baru saja terjadi di Yunani.
Pada sebuah pertandingan liga amatir antara klub Tsiklitiras Pylos vs AE Longa, seorang pemain dihadiahi kartu biru setelah mengakui pelanggaran yang ia lakukan.
Saat itu, striker Tsiklitiras Pylos, George Kaldis yang berseragam merah-hitam sukses mencetak gol melalui skema tendangan penjuru.
Akan tetapi, para pemain AE Longa, yang berseragam kuning, melakukan protes keras karena menganggap Kaldis melakukan handball. Meski begitu, para pemain Pylos tetap melakukan selebrasi karena sang pengadil memang mengesahkan gol tersebut.
Namun di tengah-tengah kegembiraan tersebut, Kaldis memutuskan untuk mengakui handball yang telah ia lakukan. Wasit pun memberikan kartu biru serta membatalkan gol tersebut dan memberikan tendangan gawang kepada Longa.
Menurut Sport 24, kartu biru tersebut memang hanya berlaku di beberapa liga amatir Yunani dan diberikan kepada pemain yang telah melakukan tindakan fair play.
sumber: lintasme.com