buku
Image and video hosting by TinyPic
Sunday, 3 February 2013

Foto-foto Lucu Keren dan Aneh

Foto lucu memang dapat menghibur kita kalau itu bisa membuat kita tertawa. tertawa juga bisa membuat kita awet muda, tapi jangan keseringan tertawa malah-malah dikiranya orang gila. :D berikut foto-foto unik, keren, aneh, dan yang pasti ngakak abis..

Tarian Gangnam style sangat menggila akhir-akhir ini, sehingga Bapak SBY aja ikut-ikutan nari. haddech.. ('_' !) 


Masih ingatkah anda dengan iklan Oreo yang dibintangi oleh Afika?  namun kali ini bukan Afika lagi melainkan Afrikaaa.... 


Iklan Paramex diganti dengan Parahmen, dalam bahasa indonesia berarti Parah sekali. maksud kata parahmen disini di tujukan kepada orangnya. hakz..hakzz..hakzz.. kalo ketawa matanya merem, tapi kalo matanya terbuka masih aja mulutnya menganga.

Kini power rengers beralih profesi menjadi kuli bangunan, karena tenaganya yang sangat diperlukan untuk itu. faktor habis kontraknya dengan film power rengers juga mempengaruhi ia beralih profesi.


 Jika anda hanya mengetahui Mr. Bean sudah dewasa, ini dia fotonya yang masih berumur 2 bulan. udah kaya umur 50 tahun. hahaha, umur 2 bulan aja udah kaya gitu, apalagi umur 50 tahun ntar, kagak bisa ngebayangin deh..??


 Bukan Bapak yang menggendong anaknya, malah anak yang menggendong bapaknya.. Anehh.. tapi nggak pa"lah. dari pada kagak ada yang nggendong.


 Itu Mukanya yang mana, Bolanya yang mana?? Bingung deh, sama-sama peyot soalnya..


Saking terkenalnya klinik tong fang, sampe" Obama aja nyari'in..
"Itu bang, dari sini lurus terus, ada pertigaan belok kanan, lurus terus ada pertigaan lagi belok kiri. kira-kira 10 meter ada Tulisan WC UMUM. lha celupin tuh muka..xixixixi

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Spiderman? pastinya semuanya udah pada tau, meskipun ada juga yang belum tau. Apabila spiderman yang difilm-film mencoba untuk menghentikan kereta, maka kali ini beda lagi, ia mencoba untuk menyelamatkan angkot yang hampir nabrak anak-anak itik.. SPIDERMAN KAU SUNGGUH PAHLAWAN SEJATI.

 Lihatlah orang berkulit hitam ini, dia berusaha untuk menjahitkan baju anaknya yang robek. tapi anehnya bujunya tidak dilepas melainkan langsung dijahit bersama anaknya tersebut. mungkin bapak tersebut tidak mau repot..

Tidak ngerti mau bilang apa?? SO SWEET bangettss..

Semoga anda bisa terhibur dengan foto-foto diatas. Cukup sekian dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf. Wabillahi taufiq wal hidayah. Wassalamualaikum wr.wb.
Unknown Foto-foto Lucu
Saturday, 2 February 2013

Omar Khayyam, Meniti Jalan Mendaki


Setiap keadaan memberikan hikmah tersendiri. Ia memberi kesempatan bagi seseorang untuk berpikir menghadapi keadaan tersebut, membuatnya mampu mendayagunakan potensi yang ada dalam dirinya. Itulah yang dialami Omar Khayyam. Kedaanlah yang membuatnya memiliki nama besar. Ia tak hanya besar sebagai ahli matematika maupun astronom. Ia pun memiliki nama besar dalam karya sastra. Ia memiliki keahlian dalam menuliskan bait-bait puisi. Bahkan ia pun memiliki karya monumentalnya, Rubaiyat. Omar Khayyam yang bernama lengkap Ghiyath al-Din Abu'l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nisaburi
al-Khayyami. Ia lahir di Khorassan, Iran pada pertengahan abad ke-11. Dan, keadaanlah yang membuatnya mampu mendayagunakan segala potensinya. Terlatih berpikir


Peristiwa-peristiwa politik pada abad kesebelas memainkan peran penting dalam kehidupan Khayyam. Dinasti yang berkuasa di Iran kala itu, Dinasti Saljuk, sedang gencar berinvasi ke bagian barat daya Asia. Pada akhirnya membangun imperium yang mencakup Mesopotamia, Suriah, Palestina. Semula memang Saljuk menguasai Khorassan, dan antara 1038 dan 1040 mereka hampir menguasai seluruh bagian Iran.
Dalam situasi politik yang tak stabil itulah Khayyam menjalani hidupnya. Hidup yang begitu susah, kecuali mereka yang memiliki hubungan dekat penguasa. Mereka yang memiliki kekuasaan akan memiliki kehidupan yang lebih baik. Namun, tampaknya kondisi ini memberikan sebuah berkah bagi Khayyam. Ia menelaah setiap peristiwa yang ada di hadapannya. Bahkan ia terlatih untuk berpikir. Pada periode itu, ia bahkan mengenalkan sebuah karya yang menyangkut kajian Aljabar. Meski mengaku tak dapat sepenuhnya mengkaji Aljabar karena banyak kendala yang ia jumpai, bagaimanapun Khayyam merupakan pakar matematika yang mumpuni.
Kemampuan Khayyam tak sampai di situ. Ternyata ia pun memiliki kemampuan dalam kajian astronomi. Sayang kemampuan ini belum tergali sempurna akibat keadaan politik yang tak menentu. Maka pada 1070 ia meninggalkan Khorassan menuju Samarkan di Uzbekistan. Samarkan merupakan kota tertua di Asia Tengah. Di tanah rantau ini, Khayyam beruntung memiliki hubungan erat dengan seorang petinggi. Seorang hakim yang bernama Abu Tahir. Berkat pertemanan ini, ia mampu mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Tak lama berselang, lahirlah karya monumental di bidang aljabar, Treatise on Demonstration of Problems of Algebra. Ini merupakan penyempurnaan kajian aljabarnya ketika masih di Khorassan. Waktu itu ia belumlah mencapai umur 25 tahun.
Kembali ke Iran
Sementara di tanah airnya, Iran, pendiri Dinasti Saljuk, Toghril Beg, menjadikan Isfahan menjadi ibu kota pemerintahan. Ini terjadi pada 1073. Cucunya yang bernama Malik Syah dipercaya memegang tampuk kekuasaan di kota tersebut. Kemampuan Khayyam di negeri seberang terdengar pula oleh Malik Shah.Dan menginginkan Isfahan menjadi pusat kajian ilmiah. Maka Malik Shah pun mengirimkan undangan kepada Khayyam untuk kembali ke Isfahan. Ia meminta Khayyam mendirikan pusat observatori di Isfahan. Selama 18 tahun Khayyam mengaktulisasikan dirinya. Situasi politik yang amanlah yang membuatnya mampu berbuat banyak. Khayyam berhasil membuat tabel astronomi dan melakukan perubahan pada perhitungan kalender pada 1079. Khayyam menghitung masa satu tahun adalah 365.24219858156 hari. Banyak ilmuwan berkomentar atas kecemerlangan Khayyam ini.
Sebab, Khayyam mampu menghasilkan penghitungan yang memiliki tingkat akurasi tinggi. Sebab penghitungan pada masa sesudahnya ternyata tak banyak berbeda. Para astronom pada akhir abad ke-19 menyatakan bahwa satu tahun adalah 365.242196 hari. Sedangkan hitungan terkini satu tahun memiliki 365.242190 hari. Jadi tak berbeda jauh dengan hitungan yang telah dilakukan Khayyam berabad-abad sebelumnya. Sayang pergolakan politik terjadi kembali. Pada November 1092 Malik Syah yang memberikan keleluasaan pada Khayyam meninggal. Sebulan kemudian, putra Malik, Nizaam al-Mulk terbunuh saat menempuh perjalanan dari Isfahan ke Baghdad oleh gerakan pemberontak. Kemudian istri kedua Malik Shah mengambil alih kekuasaan.
Diserang teman sendiri
Penguasa baru di Iran ini tak memberikan sokongan yang berarti bagi pencapaian Khayyam dan rekan saintisnya. Perubahan perhitungan kalender juga tak berlanjut. Di sisi lain Khayyam diserang oleh kaum Muslim sendiri. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan Khayyam tak sejalan dengan keyakinan Islam. Lagi-lagi, keadaan memberikan keuntungan tersendiri bagi Khayyam.
Ia memiliki kemampuan lainnya, menuliskan puisi yang menggambarkan jalan hidup yang dilaluinya. Ia menuliskan perasaannya saat diserang oleh saudara seimannya sendiri. Dalam karyanya, Rubaiyat. Karyanya kini masih tersimpan di negeri kelahirannya, Iran. Melalui puisi pula ia mengingatkan pula kepada masyarakatnya bahwa para pendahulu di Iran merupakan orang-orang terhormat. Mereka selalu memberikan ruang luas bagi semua karya ilmiah. Tak lama memang Khayyam merasakan kungkungan dalam mengembangkan kemampuannya dalam bidang ilmiah. Seperti masa sebelumnya, Khayyam mencari tempat yang aman untuk mengembangkan kemampuan intelektualnya. Ia meninggalkan Isfahan menuju Merv (Turkmenistan).
Di sana putra ketiga Malik Syah, Sanjar, menjadikan wilayah tersebut menjadi ibu kota baru bagi kekaisaran Saljuk. Sanjar membuat pusat kajian Islam di Merv dan memberikan kebebasan ilmiah bagi masyarakat islam. Lagi-lagi Khayyam mampu memanfaatkan kondisi itu untuk berkarya. Kajian matematika ternyata menjadi titik perhatiannya waktu itu. Ia menelurkan sebuah pemecahan mengenai persamaan kubik. Temuan itu membuat ia menjadi panutan para pakar matematika setelah masanya. Laiknya sebuah keadaan. Masa juga memiliki ujungnya. Khayyam pun secara alamiah memiliki akhir masa hidupnya. Allah SWT menentukan batas hidup Khayyam pada akhir abad keduabelas. Ia telah meninggalkan karya monumental yang patut dibanggakan.(rpb) www.suaramedia.com
Unknown Biografi

Ibn Tufayl, Mengajarkan Filsafat Melalui Kisah


Dunia Sophie. Merupakan sebuah novel filsafat besutan Jostein Gaarder yang menarik minat banyak orang. Filsafat dalam karya novelis kelahiran Oslo tahun 1952 ini begitu cair. Ia mengisahkannya lewat pengalaman seorang gadis berumur empat belas tahun, bernama Sophie. Ceritanya, hampir setiap hari Sophie mendapatkan surat misterius yang mempertanyakan asal


mula manusia, keberadaan dunia dan pertanyaan filosofis lainnya. Pertanyaan seperti itu memang tak pernah terlintas dalam benak Sophie sebelumnya. Meski semula kebingungan, akhirnya remaja itu menikmati petualangannya di dunia filsafat. Lewat pengalaman Sophie, pembaca juga memahami filsafat. Begitulah cara Gaarder membawa orang awam memahami filsafat.

Cara yang sama, telah dilakukan berabad-abad silam oleh filsuf Muslim Muhammad Abu Bakr Ibn Tufayl. Filosof kelahiran Guadix, Spanyol pada 1110 M ini mengemas pandangan filsafatnya dengan sebuah 'novel' pula, yang bertajuk Hayy Ibn Yaqzan (The Living Son of Vigilant). Karyanya memang terinspirasi oleh murid Ibn Sina yang bernama Hayy Ibn Yaqzan, Salaman serta Absal.

Tentang transformasi kehidupan

Kerangka karya Tufayl berasal dari cerita kuno di dunia timur, yaitu The Story of the Idol and of the King and His Daughter. Judulnya memang diambil dari karakter utama, Hayy Ibn Yaqzan. Melalui bukunya ini, Tufayl mengajak pembacanya untuk turut merasakan langsung dan memahami pandangan filsafatnya. Secara garis besar, ia menggambarkan tentang pengetahuan manusia, yang muncul dari sebuah kekosongan. Kemudian ia menemukan pengalaman mistik melalui hubungan dengan Tuhan. Dengan laku spiritual yang tak hanya dilakukan sebagai ritual an sich. Untuk mencapai pengalaman tersebut manusia juga mestinya 'mematikan' dirinya.

Kisah Hayy Ibn Yaqzan bermula dari sebuah pulau yang tak berpenghuni. Ia adalah anak dari seorang wanita yang tak ingin buah pernikahannya diketahui oleh saudaranya, Yaqzan. Ia juga tak mau diketahui kakak laki-lakinya, penguasa di pulau tetangga. Tak lama setelah kelahiran Hayy, perempuan itu pun menyusuinya agar si bayi merasa nyaman dan kenyang. Kemudian ia memasukkannya ke dalam sebuah peti dan menghanyutkannya. Bayi itu pun terbawa arus ke sebuah pulau yang tak berpenghuni. Kala itu, ada seekor rusa betina mendengar suara tangis Hayy. Rusa betina yang baru saja kehilangan anaknya ini, kemudian menghampiri Hayy.

Rusa betina itu memelihara Hayy sampai akhir hayatnya. Saat kematian 'ibu angkat'-nya, Hayy berumur tujuh tahun. Hidup di sekitar dunia hewan, Hayy pun berbicara dalam gaya mereka. Tak hanya itu. Ia pun menutupi tubuhnya dengan dedaunan setelah melihat banyak tubuh hewan yang tertutup oleh kulit maupun bulu yang lebat. Kematian rusa betina itu telah membuahkan transformasi kehidupan dari ketergantungan beralih pada eksplorasi dan penemuan. Itulah yang dilakukan Hayy. Ia pun memulai memikirkan bagaimana rusa betina itu bisa mati. Kenyataan itu ia cerminkan pula untuk mengetahui keberadaan dirinya. Ia mengamati tubuh rusa yang telah mati itu.

Hayy berpikir, semua organ tubuh berfungsi dengan baik. Meski tentunya ada organ vital yang mampu membuat rusa itu menjalani kehidupannya. Namun, setelah berpikir lebih dalam, hal terpenting adalah sebuah entitas tubuh. Bukan salah satu organ tubuh yang menjadi instrumen vital. Hayy melihat hakikat ini juga terjadi pada manusia seperti dirinya.

Setelah menemukan jawaban itu, pengamatan Hayy pun kemudian beralih ke objek-objek lain. Lewat perenungannya, Hayy dapat merumuskan konsep tentang benda, bentuk, sebab dan efek, kesatuan serta keberagaman. Juga konsep lainnya mengenai bumi dan surga. Ia memperoleh sebuah kesimpulan yang penting: semuanya diciptakan oleh pemilik eksistensi. Dan, mestinya selalu berhubungan dengan pemilik eksistensi tersebut, yaitu Tuhan.

Jalan mencapai kebahagiaan

Sementara itu, di pulau tetangga terdapat sekelompok orang termasuk Raja Salaman yang menjalankan sebuah agama. Agama itu dijalankan sesuai keterangan dalam kitab sucinya meski hanya sebatas ritual dan melalui perantaraan. Absal, teman Salaman, melakukan kajian terhadap ritual agama tersebut, yang langsung menuju kepada inti agama. Bukan literal seperti yang dilakukan oleh orang-orang lainnya.

Ia mencari apa yang sebenarnya ada di dalam kitab agama tersebut. Absal kemudian melakukan perjalanan menuju pulau tempat tinggal Hayy. Saat pertama kali bertemu Hayy, Absal merasakan takut. Namun, Hayy meyakinkan bahwa ia tak akan mengganggu. Absal kemudian mengajarkannya bahasa manusia.

Lewat penggunaan bahasa, Hayy mampu menjelaskan kepada Absal perkembangan pengetahuannya. Absal menyadari, apa yang dipahami Hayy adalah yang dijelaskan di dalam agamanya sendiri. Yaitu keberadaan tentang Tuhan, kitab suci, malaikat, nabi, kehidupan setelah kematian, dan lain sebagainya. Pada saat Absal mendiskusikan kebenaran tersebut seperti yang tersebut di dalam agamanya, Hayy juga menemukan peneguhan atas perenungannya selama ini. Hanya saja, Hayy tak dapat memahami mengapa agama Absal menggunakan simbol dan menggunakan perantara, lewat penyembahan benda.

Kemudian Hayy mengungkapkan ketertarikannya untuk mengunjungi pulau tetangganya itu. Ia ingin menyampaikan kebenaran dari keyakinannya kepada penghuni pulau itu. Absal kemudian menemaninya ke sana. Ia kemudian menyadari, sejumlah orang tak dapat menangkap kebenaran sejati. Ia pun menyadari bahwa agama mereka diperlukan bagi stabilitas dan perlindungan sosial.

Hayy berpikir, apa yang mereka lakukan bukanlah sumber kebahagiaan. Untuk melakukan perubahan tentunya harus lewat jalan panjang. Namun, ia menyadari upaya pencerahan ini akan menyebabkan stabilitas masyarakat tersebut goyah. Maka, ia pun memilih meninggalkan mereka. Absal dan Hayy kembali ke pulau semula. Mereka mempraktikkan laku spiritual yang melahirkan pengalaman mistisisme.

Dari pengalamannya, Hayy menemukan dua fakta ontologis yang penting. Pertama, di samping keberagaman benda terdapat sebuah kesatuan. Dan, selalu ada sesuatu yaitu jiwa yang selalu transenden. Ia pun akhirnya menyadari, mesti ada sebab awal terbentuknya dunia. Dunia tak terjadi tanpa adanya ruang dan waktu. Dan, penyebab semuanya adalah Tuhan.

Kesadaran lain juga ada dalam dirinya. Yakni, kesadaran merupakan alat investigasi untuk mengetahui keberadaan Tuhan. Lebih jauh, ia juga menyimpulkan, hanya ada satu jalan untuk mencapai kebahagiaan dalam kehidupan dan setelah hidup. Yakni, kehadiran sebuah energi yang selalu menuntunnya kepada Tuhan. Karya Tufayl ini banyak diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin, Prancis, dan Spanyol. Ia dianggap memiliki pengaruh besar bagi kebangkitan filsafat. Ia ditempatkan sebagai filsuf kedua yang memiliki pengaruh besar di dunia Barat setelah Ibn Bajjah.

Dalam karyanya, Ibn Tufayl berupaya melakukan rekonsiliasi antara agama dan spekulasi rasional. Padahal para filosof sebelum dan sesudah masanya jarang melakukan hal tersebut. Paling tidak, ada upaya Tufayl mempertemukan antara filsafat dan agama. Ia tak hanya menekankan pentingnya membahas eksistensi Tuhan dengan sebuah alasan yang masuk akal.

Tufayl meyakini ada sebuah jalan mistis yang dapat dirasakan jika berhubungan dengan Tuhan. Tentunya melalui laku spiritual yang dijalankan secara teratur. Pandangannya ini dianggap oleh berbagai kalangan sebagai sebuah pencerahan. Setelah bergelut dengan pemikirannya serta memberikan pencerahan bagi orang lain, ia menghembuskan napas terakhir pada 1185 M di Maroko.(rpb) www.suaramedia.com
Unknown Biografi

IBU RELA MATI DEMI KESELAMATAN SANG ANAK SAAT TRAGEDI GEMPA JEPANG 2011


Tragedi gempa dan tsunami Jepang bulan Maret 2011 lalu menyisahkan sebuah kisah mengharukan. Kisah nyata ini berawal ketika saat gempa mereda, tim penyelamat mencari reruntuhan rumah dan bangunan untuk mencari para korban yang tewas atau mungkin yang masih hidup.

Saat tim penyelamat sibuk memberi pertolongan, mereka menemukan sebuah reruntuhan rumah milik seorang wanita muda. Dari sebuah celah-celah sempit, mereka melihat tubuh kaku seorang wanita. Pose tubuh itu tampak seperti bersujud dengan berlutut, tubuhnya telungkup dan kedua tangannya seperti melindungi sesuatu.


Di sekitar wanita itu terlihat tumpukan reruntuhan rumah dan menimpa punggung dan kepalanya. Tim penyelamat berusaha menjangkau tubuh wanita tersebut dari celah-celah sempit. Ketika diraih, tubuh itu terasa dingin dan kaku menandakan wanita itu telah meninggal dunia. Dengan keadaan itu tim penyelamat meninggalkan tempat itu dan pergi untuk mencari korban lainnya.

Namun entah bagaimana, pimpinan tim penyelamat seperti terdorong dan merasakan sebuah kekuatan untuk kembali ke rumah wanita malang itu. Mereka bertanya dalam hati kenapa tubuhnya berlutut seperti orang bersujud dan ada ruang kecil di bawah mayat wanita tersebut. Seorang tim penyelamat berusaha melihat ruang kecil itu. Tiba-tiba ia berteriak. “Anak! Ada seorang anak!” Seluruh tim langsung bekerja keras untuk meraih sang anak dan menyingkirkan segala tumpukan benda-benda yang ada di sekitar mayat wanita itu.

Setelah mayat bisa diraih, mereka menemukan seorang anak laki-laki berusia 3 bulan terbungkus dalam selimut bermotif bunga tepat di bawah tubuh ibunya. Ternyata wanita itu telah melakukan pengorbanan terbesar untuk menyelamatkan sang anak. Ketika gempa datang dan rumahnya runtuh, ia menggunakan tubuhnya sebagai perisai untuk melindungi dan membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak kecil itu masih tertidur pulas ketika ia diselamatkan.

Dokter medis segera datang dan memeriksa sang anak. Ia masih hidup tanpa ada luka sedikit pun. Ketika dokter membuka selimut yang menutupi sang bayi, ia menemukan sebuah ponsel. Ternyata dalam layar ponsel itu ada sebuah pesan teks. Pesan itu mungkin ditulis sang ibu saat-saat musibah itu datang dan ditujukan hanya kepada anaknya. Isi pesan itu, ” If you can survive, you must remember that I love you.” Pesan itu telah tersebar ke setiap orang di Jepang dan setiap yang membaca sangat terharu dan menangis.

Sekali lagi, ” If you can survive, you must remember that I love you.” Sebuah pesan singkat seorang ibu yang membiarkan punggung dan kepalanya dihantam oleh reruntuhan rumah demi menyelamatkan anak yang sangat dicintainya.
Unknown Berita, Fakta

Cara Membuat Label Cloud Pada Blog

Baiklah, kali ini saya akan berbagi ilmu dengan sahabat blogger, tentang bagaimana cara untuk membuat Label Cloud Pada Blog. langsung saja ke TKP.

  • Login dahulu keblog sobat masing-masing
  • Kemudian pilih tata letak=>Tambah gadget=>pilih label 



  • kemudian check pada pilihan cloud seperti gambar di bawah ini.
 

  •  Lalu simpan. dan lihat hasilnya. :)

Unknown Tutorial Blog

BAYI ALIEN GEMPARKAN MEXICO

 
Pada akhir 2009, Meksiko dibuat gempar dengan ditemukannya makhluk yang diduga bayi alien oleh seorang petani bernama Marao Lopez. Dia menemukan sesosok makhluk aneh itu di dekat sebuah perangkap hewan, dan kemudian dia bunuh hewan tersebut.
 
Prihatinnya, Marao Lopez akhirnya meninggal karena mobilnya meledak. Ahli alien,Joshue P. Warren, menemukan bahwa suhu mobil Marao kala itu menjadi lebih panas dari suhu sekitar. Namun banyak menilai foto tersebut hanya rekayasa, sebab bentuknya mirip dengan anak kera.
sumber pulsk

Mobil ini akan dinamai macan


Ternyata Bahasa Indonesia Populer Dalam Industri Mobil Internasional.
nama Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru mereka. Tadinya berbagai kalangan menyebutkan kalau mobil itu akan dinamai Cajun.
Namun Porsche dalam siaran pers resmi pada Februari lalu menuturkan Macan dipilih karena memiliki unsur kelenturan, kekuatan, daya tarik dan dinamika yang merupakan inti dari mobil terbarunya itu.
“Macan merupakan kombinasi dari semua karakteristik mobil sport dengan keuntungan sebuah SUV dan asli dari Porsche,” ujar Executive Vice President Sales and Marketing of Porsche AG Bernhard Maier ketika itu.
Bicara mengenai mobil sport, di tahun 2009 muncul nama Madura di merek Lamborghini. Pemilihan nama Madura yang tercetus pada tahun 2009 itu digunakan untuk mobil konsep Lamborghini tersebut bukan hanya sekedar pilih nama saja. Madura dipilih untuk mempertahankan tradisi Lamborghini.
Tradisi itu menuliskan untuk mobil-mobil Lamborghini selalu menggunakan nama lomba banteng atau yang berkaitan dengan lomba itu. Misalnya Lamborghini Reventon yang mengambil nama dari benteng terkenal dari Spanyol yang punya reputasi membunuh seorang matador.
“Untuk menghargai tradisi ini, nama mobil konsep itu mengambil nama dari pulau di Indonesia yang terkenal dengan lomba sapi,” ujar perancang mobil konsep Lamborghini Slavche Tanevsky dalam pesan elektroniknya di Desember 2009.
Mobil Lamborghini Madura merupakan proposal untuk mobil hybrid Lamborghini. Jika tak ada aral melintang mobil ini rencananya masuk tahap produksi di 2016 nanti meski hingga kini nasibnya belum diketahui.
Lepas dari Macan dan Madura, ada lagi mobil fenomenal lain yang mengadopsi nama dari bahasa Indonesia, yakni Suzuki Ertiga.
Nama Ertiga ini diadopsi dari pengucapan nama mobil konsep mobil tersebut yakni rIII yang dibaca dalam bahasa Indonesia, Er tiga.
Awalnya mobil ini dimaksudkan hanya untuk pasar mobil India, tapi Managing Director & CEO Maruti Suzuki India Limited Shinzo Nakanishi mengakui kalau nama Ertiga terinspirasi dari bahasa Indonesia.
“Nama Ertiga terinspirasi dari Indonesia dan saya rasa nama ini adalah nama yang bagus, mudah diucapkan dan mudah diingat,” jelas Nakanishi juga merupakan salah satu pelopor pembangunan merek Suzuki di Indonesia ketika berbicara dengan detikOto di New Delhi awal tahun ini.
Nama ini pun menurut Nakanishi terdengar bagus dan menarik serta mudah diingat oleh orang-orang dari negara mana pun. Nama Ertiga itu sebenarnya berasosiasi pada Er yang berarti huruf R yang memiliki arti ‘Row’ atau baris. Sementara sedangkan tiga merupakan angka 3 yang merupakan jumlah baris tempat duduk di kabin mobil ini.
Toyota dan Daihatsu pun memperkenalkan bahasa sanskerta di mobil murah mereka Agya dan Ayla. Agya berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti cepat, follow, speed dan Ayla berarti cahaya. Sejak kemunculannya Agya dan Ayla pun langsung dikenal dunia.
Maier menambahkan nama Macan itu cocok bersanding dengan Porsche. “Terdengar enak di semua bahasa dan dialek serta memiliki asosiasi positif,” ujarnya.
sumber: http://www.beritakaget.com/berita/4664/ternyata-bahasa-indonesia-populer-dalam-industri-mobil-internasional.html
Unknown Berita

Ekor Kuda Terpanjang di Dunia


Summer Breeze adalah seekor kuda betina berusia 11 tahun yang memiliki ekor terpanjang sedunia sehingga mencatatkan sejarah dan masuk dalam Guinness Book of Records. Panjang ekornya Summer adalah 12 kaki 6 inci atau sekitar 3,81 meter dan katanya sih setiap helai rambut ekot Summer memiliki teksture seperti layaknya tali pancing. Dia ratu kecil kami dan dia juga tahu itu, jelas Miss Crystal lewat dailymail.co.uk. Meski terlahir normal dengan rambut ekor yang juga normal, namun ketika Summer semakin besar, ekornya juga ikutan tumbuh memanjang. Saking panjangnya, pemiliknya, Crystal Socha dan Casey, saudaranya menghabiskan waktu sekitar 3 jam untuk mencuci ekor si Summer setiap 2 bulannya. Juga, karena ekornya yang panjang itu, pemiliknya gak menginjinkan Summer sering bebas berada di luar arena dan seringnya mengucir ekor Summer. Jika dia berada di luar dan ekornya melambai-lambai, maka aku tahu kenapa ekornya berharga,ujar Crystal lagi. Selain memiliki ekor terpanjang, Summer yang tinggal di Hoof Print Farm di Augusta, Kansas ternyata juga memiliki surai yang luar biasa. Saking luar biasanya, setiap kali waktu makan, surai Summer harus dirapikan dulu agar surainya gak ikutan terkunyah. Summer Breeze menjadi terkenal saat tampil di arena dan mempertunjukkan ekornya yang paling panjang itu dalam acara tahunan EquFest yang diadakan di Kolesium Kansas di Wichita.
Unknown Fakta, Unik dan Aneh

Kisah Wang Zipping, Muslim China Sang Legenda Grandmaster Wushu


Seratus delapan puluh kilometer dari utara Kota Terlarang (Beijing saat ini), terletak Changzhou, tempat tinggal suku Hui. Hui adalah suku Muslim di Cina. Namun, selain Islam, ada hal yang menjadi kecintaan anggota suku, yakni tradisi seni bela diri.

Sebelum penemuan senjata, Wushu merupakan alat utama pertempuran dan pertahanan diri di Cina. Para pemimpon Hui selalu mendorong anggotanya mempelajari Wushu sebagai 'kebiasaan suci' demi memperkuat disiplin dan keberanian untuk memperjuangkan sekaligus bertahan di tanah mereka.




Saat itu masjid-masjid, bagi suku Hui, bukan hanya tempat untuk beribadah, tapi juga medan latihan bagi grandmaster untuk menempa dasar-dasar Wushu kepada murid-murid yang antusias.


Seperti banyak Hui yang lain, Wang Ziping lahir di tengah keluarga miskin. Ayahnya bekerja sebagai petinju bayaran. Saat masih bocah, Ziping menunjukkan keinginan kuat belajar Wushu. Bela diri ini adalah identitas Hui. Tidak ada Hui--yang saat itu hanya senilai upah garam--akan berani menjalani hidup tanpa "Latihan Delapanbelas Pukulan Pertempuran" dan "Tinju Diagram Delapan" melekat pada tubuh dan pikiran.

Selain Wushu, Hui juga mendalami ajaran Islam. Dengan demikian kehidupan Hui adalah campuran antara buruh miskin, latihan keras dan spiritual mendalam. Kemampuan luar biasa mereka dalam Wushu bukan sesuatu yang datang sekejap mata.

Begitu pula yang dialami Ziping. Di tengah pelajaran mengaji Al Qur'an, Ziping juga harus mengangkat batu berat untuk membangun stamina, kekuatan dan galian parit yang kian lama kiat luas begitu kemampuannya melompat meningkat. Keseimbangan yang baik diasah dengan cara berbahaya. Zipping ditanam dalam tanah.

Saat itu pula Zipping membaca lantunan zikir. Kekuatan dan keseimbangannya pun bertambah berlipat ganda. Konsentrasi yang biasa dilakukan saat shalat sebagai tuntutan dalam Islam menjadi tulang punggung sesolid batu bagi gerakan mengalir Wushu.

Iklim di Changzou cukup sejuk ketika musim panas, namun dingin saat musim salju. Dalam bulan-bulan musim dingin salju jarang turun sehingga memungkina latihan tetap digelar. Zipping berlatih dengan seluruh elemen untuk membuat tangguh tubuhnya. Begitu ia menginjak usia 14 tahun, ia sudah bisa melompat lebih dari 3 meter dari posisi berdiri.


Sayang bocah dengan tubuh setegap pria dewasa dan kualitas petarung itu tak memiliki guru. Ayahnya yang keras kepala menolak memasukkan Zipping ke sekolah Wushu. Setengah putus asa mencari guru dan teman, ia jatuh ke dalam komunitas rahasia yang menyebut diri mereka "Jurus Kebenaran dan Keharmonian".


Akhirnya Wang Zipping memutuskan pergi dan mengembara ke selatan Jinan, di mana ia menjadi musafir yang tinggal di sebuah Masjid Besar. Dalam ruang utama masjid itulah, Zipping bertemu pria seperti dirinya, seorang petinju. Ia bernama Yang Hongxiu, grandmaster Wushu yang akhirnya menjadi gurunya.


Dan Zipping pun dengan serius mulai mempelajari gerakan burung dan mamalia, seperti elang menukik menyambar mangsa, gerakan kelinci melintas padang rumput, hingga lompatan jitu anjing menghindar dari bahaya. Ia menyerap semua karakter gerakan itu kemudian menciptakan gayanya sendiri. Stamina dan refleksnya yang kian berkembang, membuat Zipping tak hanya kuat tetapi juga cepat--sebuah kombinasi mematikan dalam Wushu.


Seorang dianggap Grandmaster ketika ia mampu menggunakan alat apa pun sebagai senjata. Pengembangan kemampuan ini adalah seni sekaligus kebutuhan dalam Wushu. Zipping, menjadi luar biasa fasih dengan semua senjata utama.


Dia sangat mahir terutama dalam melakukan Qinna, yakni teknik sergapan yang dapat mengunci sendi dan otot-otot lawan dalam persiapan melakukan serangan dahsyat; Shuaijiao.  Nama yang terakhir itu adalah gaya bertarung tangan kosong yang menggabungkan prinsip Tai Chi, Hard Qigong dan Teknik Meringankan Tubuh.


Ia mendapat pengakuan sebagai seniman bela diri yang utuh. Pada saat bersamaan ia juga pakar dalam trauma tulang. Ia mengombinasikan pengetahuan mendalam dalam Qinna dengan ketrampilang mengatur tulang. Akhirnya ia menemukan sistem penyembuhan untuk cedera Wushu dan olahraga di utara Cina.

Legenda Klasik
Banyak kisah, ada yang asli dan juga sekedar mitos, yang telah disematkan pada sosoknya. Namun yang selalu diulang adalah kisah satu ini.

Selama melakukan praktek pengobatan di Jiaozhou, Jerman ditugaskan untuk membangun rel kereta api dari kawasan itu menuju Jinan. Proyek mercusuar itu adalah harga mahal yang harus dibayar setelah Ratu Ci'xi gagal dalam pemberontakan tinju. Rel dibuat dengan yang tujuan memperluas dan mengkokohkan kontrol Eropa atas daratan Cina.


Reputasi Zipping bukannya tak diketahui oleh Jerman. Lebih cerdas dan berani dari pada koleganya, para Jerman berupaya mempermainkannya. Seorang petinggi militer Jerman bersiasat dengan menempatkan penggilingan batu besar di depan stasiun rel kereta api dan menantang siapa pun untuk mengangkatnya.


Zipping yang tidak pernah bisa tahan dengan penghinaan terhadap orang Cina, secara alami langsung gusar. Seperti yang diharapkan Jerman, Zipping masuk perangkap.


"Bagaimana kalau saya bisa mengangkatnya," tanya Zipping.


"Maka gilingan itu menjadi milikmu," para Jerman menjawab dengan tampang mengolok-olok.


"Bila saya gagal?"


"Maka kamu harus membayar,"


Zipping denga mudah mengangkan gilingan batu itu, meninggalkan para Jerman tercengang-cengang. Seorang warga Amerika yang bekerja sebagai guru fisika di tempat itu, menyaksikan aksi Zipping. Ia pun menantang duel.


Saat berjabat tangan mengawali pertandingan, tiba-tiba si Amerika dengan kuat memegang tangan Zipping dan berupaya membantingnya ke tanah. Zipping secepat kilat menyapukan kaki ke bagian bawah tubuh lawannya dan membuatnya ambruk.


Karena reputasinya, Zipping ditunjuk sebagai kepala Divisi Shaolin di Institut Pusat Seni Bela Diri. Ia juga pernah menjabat wakil presiden Asosiasi Whusu Cina, organisasi Wushu tertinggi di CIna.


Ia memegang banyak gelar dan tanggung jawab, termasuk konsultan sejumlah rumah sakit besar di penjuru Cina. Karirnya sebagai pakar bela diri juga kian menajam setelah ia melakoni banyak duel dengan orang asing. Ia selalu ingin membuktikan bahwa Cina bukan ras inferior.


Meski dalam usia senja, Zipping tak pernah kehilangan kekuatan dan kecepatannya. Pada 1960 ketika ia menjadi pelatih dan direktur grup pelajar Wushu yang menyertai perdana menteri saat itu, Zhou Enlai, melawat ke Burma, ia diminta mendemonstrasikan kemampuannya. Di depan tuan rumah ia menampilkan jurus dengan senjata luar biasa berat, Pedang Naga Hitam. Dengan teknik tinggi, kemampuan dan semangat muda, tak satupun orang berpikir ia telah berkepala delapan. (republika)
Unknown Biografi

Kisah ajaib tentang seekor ayam yang dapat bertahan hidup tanpa kepala!


10 September 1945, seorang petani bernama Lloyd Olsen di daerah Fruita, Colorado, Amerika Serikat sedang menunggu kunjungan ibu mertuanya untuk makan malam bersama di rumahnya. Istrinya menyuruhnya untuk menangkap dan menyembelih seekor ayam peliharaannya untuk dijadikan sajian. Ia memilih seekor ayam jantan berumur 5.5 bulan, dan dengan sebuah kapak ia mencoba menyembelihnya seperti yang telah sering ia lakukan.

Dengan hati-hati Mr. Olsen menyembelihnya dengan berusaha untuk tidak merusak tulang leher si ayam, karena ia tahu itu adalah kesukaan sang ibu mertua. Setelah itu keadaan masih berjalan normal dengan si ayam menggelepar-gelepar seperti layaknya ayam yang baru saja disembelih. Namun anehnya setelah ditunggu beberapa lamanya si ayam bukannya mati, justru melanjutkan aktifitasnya sebagai seekor ayam yang tidak mengalami apa-apa. Ayam yang telah tidak memiliki kepala ini bertingkah seperti layaknya seekor ayam yang sehat berkeliaran, merenggangkan sayapnya dan bahkan mencoba untuk mematuki tanah mencari makanan dengan lehernya yang telah buntung. Ia juga berusaha berkokok walaupun yang terdengar hanyalah suara geraman yang berasal dari sebagian tenggorokannya yang tersisa.

Keesokan harinya ternyata ayam ini masih hidup, dan Mr. Olsen berniat untuk merawatnya dengan menyuapinya makanan dan minuman yang dibutuhkan si ayam untuk bertahan hidup. Ia memberi nama si ayam Mike. Seminggu kemudian Mr. Olsen membawa Mike ke University of Utah di Salt Lake City sejauh 250 mil untuk diteliti. Di situ diketahui bahwa kapak jagal Mr. Olsen tidak mengenai jugular vein (pembuluh darah dari otak menuju jantung) yang membuat jaringan otak dan satu telinga Mike tidak terputus. Dan karena reaksi seekor ayam sebagian besar diatur oleh jaringan otak ini, Mike dapat beraktifitas seperti biasa walaupun telah kehilangan kepala. Sebuah gumpalan menyelamatkan Mike untuk tidak mengalami pendarahan hingga mati.

Mike bertahan hidup selama 18 bulan ke depan, dan menjalani "karir" sebagai bintang pertunjukan yang sangat populer saat itu dan dijuluki The Wonder Chicken, ayam ajaib. Di masa jayanya Mike dapat menghasilkan uang sebanyak $4,500 (nilai ini setara dengan $48,000 saat ini, sekitar Rp450 juta jika dirupiahkan) dalam sebulan dari pertunjukannya.

Pada Mei 1947, di sebuah motel di Phoenix, Arizona Mike mengalami kesulitan bernafas. Sehari sebelumnya Mr. Olsen tanpa sengaja meninggalkan peralatan makan dan bersih-bersih Mike di sebuah pertunjukan, sehingga ia tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Untuk mengenangnya didirikan sebuah organisasi bernama Mike The Headless Chicken yang secara rutin merayakan Hari Mike Si Ayam Tanpa Kepala (Mike The Headless Chicken Day) setiap minggu ketiga bulan Mei, mulai 1999 hingga sekarang.